Portofolio Karya TEFA

PERENCANAAN DAN PEMBUATAN DESAIN 3D GEDUNG INSPEKTORAT NGANJUK
Proyek ini berupa pembuatan desain 3D Gedung Inspektorat Kabupaten Nganjuk, yang digunakan sebagai gambaran visual perencanaan bangunan sebelum tahap konstruksi dilaksanakan. Desain 3D menjadi media penting untuk memvisualisasikan bentuk bangunan, tata massa, fasad, dan proporsi ruang secara realistis. Deskripsi Proyek Pada proyek ini, siswa DPIB terlibat langsung dalam proses pemodelan bangunan gedung pemerintahan dua lantai, mulai dari analisis kebutuhan desain hingga visualisasi akhir dalam bentuk desain 3D. Berdasarkan gambar desain 3D yang ditampilkan, bangunan Gedung Inspektorat Kabupaten Nganjuk dirancang dengan karakter arsitektur formal dan representatif, sesuai dengan fungsi gedung sebagai institusi pemerintahan. Fasad bangunan menampilkan bentuk simetris dengan penekanan pada bagian tengah sebagai area entrance utama, dilengkapi kolom dan balkon yang memberi kesan kokoh dan berwibawa. Atap bangunan menggunakan model atap limasan dengan warna merah bata, yang mencerminkan identitas bangunan pemerintahan daerah. Elemen jendela tersusun rapi dan proporsional untuk mendukung pencahayaan alami serta sirkulasi udara. Pada desain juga ditambahkan detail ornamen dinding yang memperkuat estetika bangunan. Selain desain 3D, siswa juga mempelajari keterkaitan antara desain visual dengan kondisi nyata di lapangan. Hal ini terlihat dari kesesuaian desain 3D dengan hasil pembangunan, di mana bentuk massa bangunan, susunan lantai, kolom, dan fasad tetap mengikuti konsep awal perencanaan. Nilai Proyek Berdasarkan lingkup pekerjaan berupa pembuatan desain 3D bangunan gedung pemerintahan dua lantai, termasuk pemodelan fasad, tampilan perspektif, dan penyesuaian dengan standar bangunan publik, maka nilai proyek Teaching Factory ini adalah: Nilai Kontrak Proyek : Rp75.000.000,- (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) Nilai tersebut mencerminkan: • Kompleksitas desain bangunan gedung pemerintahan • Luas bangunan dua lantai • Keterlibatan siswa dalam proses profesional berbasis industri • Fungsi desain sebagai media visualisasi perencanaan pembangunan
Lihat Detail
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN DESAIN INTERIOR 3D RUANG KERJA WAKIL BUPATI NGANJUK
Sebagai bagian dari implementasi Teaching Factory (TeFa), siswa Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 1 Nganjuk dilibatkan dalam proyek nyata perencanaan interior ruang kerja pejabat pemerintahan. Proyek ini dilaksanakan bekerja sama dengan CV Progress Consultant untuk mendukung perencanaan Ruang Kerja Wakil Bupati Nganjuk yang representatif, nyaman, dan sesuai dengan karakter bangunan pemerintahan. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam perencanaan interior profesional, mulai dari konsep desain hingga visualisasi ruang dalam bentuk desain 3D. Deskripsi Proyek Proyek ini berfokus pada pembuatan desain interior 3D Ruang Kerja Wakil Bupati Nganjuk yang menampilkan kesan formal, elegan, dan modern. Berdasarkan gambar desain 3D, ruang kerja dirancang dengan dominasi warna terang yang menciptakan kesan luas, bersih, dan berwibawa. Penataan furnitur meliputi area kerja utama, area tamu, serta elemen pendukung seperti meja kerja, sofa tamu, meja sudut, dan kabinet. Pencahayaan dirancang menggunakan kombinasi lampu utama dan indirect lighting pada plafon untuk memberikan kenyamanan visual sekaligus memperkuat estetika ruang. Elemen dekoratif dinding dan finishing lantai dipilih untuk mencerminkan karakter ruang kerja pejabat daerah. Hasil pembangunan menunjukkan kesesuaian yang tinggi dengan desain 3D, baik dari segi tata ruang, pencahayaan, maupun detail interior, sehingga desain yang dibuat oleh siswa dapat diaplikasikan secara nyata di lapangan. Peran dan Aktivitas Siswa Dalam proyek Teaching Factory ini, siswa DPIB berperan aktif sebagai desainer interior pemula, dengan aktivitas sebagai berikut: 1. Menganalisis kebutuhan ruang kerja pejabat pemerintahan 2. Menyusun konsep desain interior ruang kerja 3. Membuat visualisasi desain interior 3D 4. Menentukan tata letak furnitur dan pencahayaan 5. Melakukan penyesuaian desain berdasarkan masukan mitra industri Kegiatan ini melatih siswa untuk berpikir fungsional, estetis, dan profesional sesuai standar dunia kerja. Nilai Proyek Nilai Kontrak Proyek : Rp45.000.000,- (Empat Puluh Lima Juta Rupiah) Nilai proyek tersebut mencakup: • Perencanaan desain interior ruang kerja pejabat • Pembuatan desain 3D interior dan visualisasi ruang • Revisi desain sesuai kebutuhan pengguna • Pendampingan teknis oleh mitra industri
Lihat Detail
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN DESAIN 3D TUGU KERIS BERBEK
Sebagai bagian dari implementasi Teaching Factory (TeFa), siswa Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 1 Nganjuk dilibatkan dalam proyek perancangan elemen landmark daerah. Proyek ini dilaksanakan bekerja sama dengan CV Progress Consultant untuk merancang Tugu Keris Berbek sebagai ikon kawasan sekaligus penanda identitas budaya lokal Kabupaten Nganjuk. Melalui proyek ini, siswa memperoleh pengalaman nyata dalam merancang bangunan non-gedung yang memiliki nilai historis, estetis, dan fungsi tata kota. Deskripsi Proyek Proyek ini berfokus pada pembuatan desain 3D tugu landmark berbentuk keris, yang merepresentasikan nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Berbek. Berdasarkan gambar konsep desain, tugu dirancang dengan bentuk keris menjulang ke atas sebagai simbol kekuatan, keberanian, dan identitas budaya Jawa. Struktur tugu ditempatkan pada area bundaran jalan, sehingga desain memperhatikan aspek visibilitas dari berbagai arah, keselamatan lalu lintas, dan proporsi terhadap lingkungan sekitar. Elemen pendukung pada bagian bawah tugu berupa ornamen roda gigi dan tanaman hias, yang melambangkan sinergi antara budaya, pembangunan, dan masyarakat. Hasil pembangunan menunjukkan kesesuaian yang tinggi dengan konsep desain awal, baik dari segi bentuk utama keris, tata letak elemen pendukung, maupun komposisi ruang di sekitar tugu. Desain yang dibuat oleh siswa DPIB dapat diaplikasikan secara nyata sebagai landmark kawasan Berbek. Peran dan Aktivitas Siswa Dalam proyek Teaching Factory ini, siswa DPIB berperan sebagai desainer pemodelan bangunan non-gedung, dengan aktivitas antara lain: 1. Menggali konsep desain berbasis budaya lokal 2. Membuat desain 2D konsep tugu sebagai dasar pemodelan 3. Mengembangkan visualisasi desain 3D tugu dan lingkungan sekitar 4. Menyesuaikan desain dengan kondisi lokasi dan fungsi tata kota 5. Melakukan revisi desain berdasarkan arahan mitra industri Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk mengintegrasikan nilai estetika, budaya, dan teknis dalam satu karya desain. Nilai Proyek Nilai Kontrak Proyek : Rp35.000.000,- (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah) Nilai tersebut mencerminkan: • Perencanaan desain landmark/tugu kawasan • Pembuatan desain konsep dan visualisasi 3D • Penyesuaian desain dengan lingkungan eksisting • Pendampingan teknis oleh mitra industri
Lihat Detail